Showing posts with label beasiswa. Show all posts
Showing posts with label beasiswa. Show all posts

Saturday, February 6, 2010

Beasiswa untuk studi di Jerman, arsip Februari 2006


Seperti pesan saya yang lalu, cek ulang di Google atau Yahoo, alamat baru dari organisasi berikut. Selamat berjuang mencari beasiswa!

***

Otto Benecke-Stiftung e.V.
Kennedyallee 105-107
D – 53175 Bonn
Tel. 0049 – 228 – 81 630

Bayerisches Staatsministerium für Unterricht,
Kultus, Wissenschaft und Kunst
Salvatorstraße 2
D – 80333 München

Heinrich Böll-Stiftung e.V.
Rosenthaler Straße 40/41
D – 10178 Berlin

Gottlieb Daimler- und Karl Benz-Stiftung
Dr.-Carl Benz-Platz 2
D – 68526 Ladenburg
Tel. 0049 – 6203 – 15924
E-mail GD-KB-Stiftung@t-online.de

Deutsches Komitee der AIESEC e.V.
Subbelrather Straße 247
D – 50825 Köln
E-mail nc@de.aiesec.org

Carl Duisberg Gesellschaft e.V.
Postfach 260 120
D – 50514 Köln

Carl Duisberg Gesellschaft e.V.
Landesstelle Nordrhein-Westfalen
Wallstraße 30
D – 40213 Düsseldorf
Tel. 0049 – 221 – 8 689 160

Friedrich Ebert-Stiftung
Abteilung Studienförderung
Godesberger Allee 149
D – 53170 Bonn

Fulbright-Kommission
Theaterplatz 1 A
D – 53177 Bonn
Tel. 0228 – 935 690
E-mail fulkom@uni-bonn.de

Alexander von Humboldt-Stiftung
Jean Paul-Straße 12
D – 53173 Bonn
E-mail select@avh.de


Katholischer Akademischer Ausländer-Dienst
Hausdorffstraße 151
D – 53129 Bonn
Tel. 0049 – 228 – 917 580

Konrad Adenauer-Stiftung e.V.
Rathausallee 12
53757 Sankt Augustin
Tel. 02241 246 320

Alfried Krupp von Bohlen und Halbach-Stiftung
Hügel 15
D – 45133 Essen

Friedrich Naumann-Stiftung
Königswinterer Straße 409
D – 53639 Königswinter

Hanns Seidel-Stiftung
Förderungswerk
Lazarettstraße 33
D – 80636 München

Fritz Thyssen-Stiftung
Am Römerturm 3
D – 50667 Köln

Deutsches Nationalkomitee des Lutherischen Weltbundes
Referat Stipendien
Diemershaldenstraße 45
D – 70184 Stuttgart
Tel. 0049 – 711 – 2 159 362

Ökumenisches Studienwerk e.V.
Girondelle 80
D – 44799 Bochum
Tel. 0234 – 938 820

Studienstiftung des Abgeordnetenhauses von Berlin
Preußischer Landtag
10111 Berlin

Südosteuropa-Gesellschaft / SOG
Widenmayerstraße 49
D – 80538 München
Tel. 0049 – 89 – 2 121 540

Union der deutschen Akademien der Wissenschaften
Geschwister Scholl-Straße 2
D – 55131 Mainz
E-mail konfakad@mail.uni-mainz.de

Volkswagen-Stiftung
Kastanienallee 35
30519 Hannover
E-mail mail@volkswagen-stiftung.de

World University Service
Deutsches Komitee e.V.
Goebenstraße 35
D – 65195 Wiesbaden
Tel. 0049 – 611 – 446 648
E-mail WUSGERMANY@aol.com

Beasiswa untuk studi ke Jerman, arsip Januari 2004


Terdapat beberapa lembaga yang bisa memberikan beasiswa atau bantuan finansial untuk studi di Jerman. Info ini adanya Januari 2004. Organisasinya mungkin masih ada, tapi websitenya mungkin udah pindah alamat. Jadi silahkan Google sendiri.


***

AIESEC International
(Association Internationale des Etudiants
en Sciences Economiques et Commerciales)
Teilingerstraat 126
NL-3032 AW Rotterdam
Niederlande


Alexander von Humboldt-Stiftung
Jean-Paul-Straße 12
D - 53173 Bonn
Telefon 0049-228-833-0
Telefax 0049-228-833-212


Bayerisches Staatsministerium für Wissenschaft, Forschung und Kunst
Salvatorstraße 2
D - 80333 München


Boehringer Ingelheim Fonds
Stiftung für medizinische Grundlagenforschung
Schlossmühle
Grabenstr. 46
D-55262 Heidesheim
Telefon 0049-6132-8985-0
Telefax 0049-6132-8985-11


Carl Duisberg Gesellschaft e.V.
Postfach 26 01 20
D - 50514 Köln
Telefon 0049-221-2098-0
Telefax 0049-221-2098-111


Deutscher Famulantenaustausch DFA
German Exchange Office for Medical Clerkship
Godesberger Allee 54
D - 53175 Bonn
Telefon 0049-228-375340


Diakonisches Werk der EKD
-Stipendienreferat-
Stafflenbergstraße 76
Postfach 101142
D-70010 Stuttgart
Telefon 0049-711-2159-148


Friedrich-Ebert-Stiftung
Abteilung Studienförderung
Godesberger Allee 149
D - 53170 Bonn
Telefon 0049-228-883-0
Telex 885479 fest d
Telefax 0049-228-883-697


Friedrich-Naumann-Stiftung
Wissenschaftliche Dienste und Begabtenförderung
Alt-Nowawes 67
D-14482 Potsdam-Babelsberg
Telefon ++49-331-7019-349
Telefax ++49-331-7019-222
E-Mail fnst.bf@t...


Fritz Thyssen Stiftung
Am Römerturm 3
D - 50667 Köln
Telefon 0049-221-2575051
Telefax 0049-221-2575092


Fulbright-Kommission
Oranienburger Str. 13-14
D-10178 Berlin
Telefon 0049-30-284443-0
Telefax 0049-30-284443-42


Gottlieb Daimler- und Karl Benz-Stiftung
Dr.-Carl-Benz-Platz 2
D - 68526 Ladenburg
Telefon 0049-6203-10920
Telefax 0049-6203-10925



Hanns-Seidel-Stiftung
Förderungswerk
Lazarettstraße 33
Postfach 190846
D - 80636 München
Telefon 0049-89-1258-0
Telefax 0049-89-1258-403


Heinrich-Böll-Stiftung e.V.
Studienwerk
Rosenthalerstraße 40/41
D - 10178 Berlin
Telefon 0049-30-28534-400
Telefax 0049-30-28534-409
E-Mail info@b...


Katholischer Akademischer Ausländer-Dienst (KAAD)
Hausdorffstraße 151
D - 53129 Bonn
Telefon 0049-228-91758-0
Telefax 0049-228-91758-58
E-Mail zentrale@k...


Konrad-Adenauer-Stiftung e.V. (KAS)
Rathausallee 12
D - 53757 Sankt Augustin
Telefon 0049-2241-246-320


Deutsches Nationalkomitee des Lutherischen Weltbundes
-Stipendienreferat-
Diemershaldenstraße 45
D - 70184 Stuttgart
Telefon 0049-711-2159365
Telefax 0049-711-2159123


Dr. Mildred Scheel Stiftung für Krebsforschung
Thomas Mann-Straße 40
D - 53111 Bonn
Telefon 0049-228-72990-0
Telefax 0049-228-72990-11


MINERVA-Stipendien-Komitee
Max-Planck-Institut für Kernphysik
Postfach 103980
D - 69029 Heidelberg
Telefon 0049-6221-383211
Telefax 0049-6221-516606


Ministerium für Wissenschaft und Forschung
des Landes Nordrhein-Westfalen
Antragsadresse:
Carl Duisberg Gesellschaft e.V.
Landesstelle Nordrhein-Westfalen
Wallstraße 30
D - 40213 Düsseldorf
Telefon 0049-221-8689-160
Telefax 0049-221-8689-151


Otto Benecke-Stiftung e.V.
Kennedyallee 105-107
D - 53175 Bonn
Telefon 0049-228-8163-0
Telefax 0049-228-8163-400


Ökumenisches Studienwerk e.V.
Girondelle 80
D - 44799 Bochum
Telefon 0049-234-93882-0
Telefax 0049-234-93882-60


Pädagogischer Austauschdienst (PAD)
Sekretariat der Ständigen Konferenz
der Kultusminister der Länder
in der Bundesrepublik Deutschland
Lennéstraße 6
Postfach 2240
D - 53012 Bonn
Telefon 0049-228-501-0
Telefax 0049-228-501-301


Rußland-Fonds der deutschen Wirtschaft
Antragsadresse:
DAAD-Außenstelle Moskau


Stiftung Weimarer Klassik
Postfach 2012
D - 99401 Weimar
Telefon 0049-3643-545270
Telefax 0049-3643-545290


Studienstiftung
des Abgeordnetenhauses von Berlin
Preußischer Landtag
D - 10111 Berlin


Südosteuropa-Gesellschaft (SOG)
Widenmayerstraße 49
D - 80538 München
Telefon 0049-89-212154-0
Telefax 0049-89-2289469


Volkswagen Stiftung
Kastanienallee 35
D - 30519 Hannover
Telefon 0049-511-8381-0


World University Service (WUS)
Deutsches Komitee e.V.
Goebenstr. 35
D - 65195 Wiesbaden
Telefon 0611 - 446648
Telefax 0611 - 446489

Tuesday, January 27, 2009

Tips Mencari Beasiswa ke luar negeri

Tips Mencari Beasiswa ke luar negeri



1. Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, dan mulai dari sekarang (kata Aa Gym)


a. Saat mencari beasiswa, saya harus tahu saya maunya apa, dan mau studi apa dan di mana. Misalnya, saya sekarang mahasiswa Teknik Elektro. Saya mau studi tentang kontrol. Maka saya harus cari-cari info tentang ilmu kontrol ada di universitas mana dan negara mana. Setelah dapat infonya, cari-carilah info tentang beasiswa ke negara itu.

Pengalamanku dulu, aku kelamaan mendapat beasiswa, karena tidak tahu mauku apa. Tahun 2002, baru belajar bahasa Jerman. Selain itu, kaga tahu mau milih jurusan apa di Jerman.


b. Ketika saya sudah punya rencana ingin studi X di negara Y, maka dari sekarang, saya harus belajar bahasa negara Y. Juga belajar bahasa Inggris hingga TOEFL sekian-sekian (disarankan di atas 600 paper based, 250 computer based - CBT, 100 Internet Based - IBT).

Pengalamanku TOEFLku cuma 243 CBT. Sulit pergi ke Amerika dan Canada, jadi pilih Jerman aja.


c. Dari sekarang mulailah dulu dengan mengumpulkan nilai bagus untuk mata kuliah. Biasanya syarat IPK diperlukan.


d. Ikutilah organisasi dan ambil jabatan penting. Hal ini bertujuan untuk melatih kepercayaan diri, kemampuan komunikasi kita dengan orang lain, tanggung jawab terhadap tugas yang diemban, memperluas wawasan dan jaringan, serta mengisi CV.


e. Ikutilah kontes-kontes bermutu. Di CV akan tampak indah kalau kita melibatkan diri dalam lomba menulis, olimpiade matematika, kontes robot, dll. Kalau menang, lebih indah lagi.


f. Rajin menulis. Percayalah bahwa kemampuan menulis letter of purpose diperlukan oleh para pemburu beasiswa. Selain itu, beberapa beasiswa menuntut kita punya tulisan ilmiah.



2. Mata Elang, Kuping Anjing


Maksudnya, kita harus mencari-cari info tentang beasiswa dan peluang studi ke luar negeri. Biasanya didapat di


a. Koran

Baca koran, jangan cuma baca berita pemerkosaan aja, tapi juga baca peluang beasiswa dan peluang studi ke luar negeri.

Pengalamanku dulu, aku dapat info beasiswa dari perusahaan migas di Arun, Aceh dan beasiswa ke Singapura: ASEAN Scholarship dari koran KOMPAS.


b. World Wide Web (www)

Jaman sekarang Google dan Yahoo punya fasilitas mencari yang bagus. Tinggal gunakan kata kunci: scholarship, maka semua akan keluar. Yang penting kesabaran dan ketekunan dalam membaca saja.

Kalau mau ke Jerman, harus tahu kata kunci seperti DAAD, Stipendium, letter of motivation, Motivationsbrief, dll.


c. Milis beasiswa

Salah satu milis adalah beasiswa@ahoogroups.com. Milis ini cukup membantu pencari beasiswa. Bagi pencari beasiswa yang masih ingusan (maksudnya pemula), sebaiknya baca-baca dulu isi milis, gunakan fasilitas search message. Milis ini dimoderasi, jadi pengirim email, yang menanyakan hal-hal lugu dan culun serta mengirim email tidak pantas, tidak perlu dongkol atau marah kalau moderator tidak melanjutkan emailnya. Yang penting ikuti aturan main milis.

Pengalamanku dulu, tidak semua emailku tampil di milis ini. Dan tidak semua pertanyaanku dijawab di milis ini.


d. Bisik-bisik

Selain dari sumber di atas, kuping kita harus setajam kuping anjing. Kadang-kadang kita tidak berlangganan koran tertentu, juga tidak ikut milis, nah, cerita orang tentang beasiswa juga perlu ditanggapi. Kalau kita dengar ada beasiswa X, maka segeralah cari info di milis dan web.


e. Lembaga beasiswa

Lembaga beasiswa biasanya punya situs resmi di Internet, punya orang yang siap ditanyai (via email dan telepon). Lembaga ini juga punya otoritas untuk menjawab pertanyaan khusus. Misalnya,

- gimana kalau IPK saya kurang dikit,

- gimana kalau saya sulit dapat surat ini, boleh pakai surat yang lain kaga,

- gimana kalau TOEFL saya cuma segini,

- gimana kalau saya tiba-tiba hamil,

- dll


Lembaga yang bisa dikontak tentang beasiswa ke Amerika misalnya Ford Foundation, Aminef, IIEF, dll.

Lembaga yang bisa dikontak tentang beasiswa ke Jerman misalnya DAAD, KAAD, Goethe Institute, dll.


f. Perwakilan asing di Indonesia

Kedutaan Besar dan Konsulat dari negara lain juga punya info tentang studi ke luar negeri, beasiswa, hingga cara pengurusan visa. Pokoknya lengkap secara administrasi kenegaraan.



3. Hidup adalah perjuangan


a. Tantangan

Mencari beasiswa juga berarti kita harus berjuang untuk

- mendapatkan surat rekomendasi dosen

- belajar bahasa

- mendapat nilai bagus

- mengarang essay (letter of purpose/letter of motivation)

- bolak-balik kantor pos

- kontak sana-sini

- persiapan wawancara

- mengisi CV (maksudnya hal-hal yang menonjolkan kelebihan kita, bisa ditaruh di CV)

- menghadapi birokrasi

- dll


b. Hukum Pareto

Hukum Pareto adalah 80:20, yang artinya

- dari 10 lamaran beasiswa, yang dipanggil cuma 2, 8 langsung ditolak

- dari 10 wawancara beasiswa, yang diterima cuma 2, sedangkan 8 ditolak

Tapi tidak separah itu, kok.


Pengalamanku dulu, aku melamar 2 beasiswa untuk S1 selama kuliah ITB, hanya 1 yang diterima. Aku melamar 5 lamaran beasiswa ke luar negeri, hanya 1 diterima, sehingga aku bisa studi di Jerman sekarang.

Pengalaman temanku macam-macam. Ada teman yang hanya mengirim 1 lamaran beasiswa ke Jerman langsung diterima. Ada yang butuh 11 tahun mengirim sekitar 30 lamaran beasiswa, dan hanya 1 kali dapat, sehingga bisa studi di Jerman. Yah, hidup itu perjuangan.



4. Tonjolkan kelebihan, jelaskan kekurangan


a. Jika punya kelebihan, maka harus ditonjolkan saat kita menulis CV dan Letter of Purpose. Misalnya punya IPK tinggi, lulusan terbaik, pernah menang lomba, jadi ketua ini, jadi bendahara itu, dll.

b. Jika punya kelebihan, siapa tahu di wawancara beasiswa bisa disebut.

c. Jika punya kekurangan, kadang-kadang hal ini ditanyakan dalam wawancara beasiswa. Maka kita harus punya alasan rasional dan logis, serta dijawab dengan penuh rasa percaya diri.

Misalnya:

- kenapa ada nilai rendah untuk mata kuliah ini? Kita bisa jawab, waktu itu kita sakit, bekerja, dll sehingga tidak bisa konsentrasi saat ujian, lalu kita tidak boleh mengulang di semester berikutnya.

- kenapa kuliahnya lama? Kita bisa jawab, waktu itu saya bekerja sambil kuliah, dll.

- dll



5. Sediakan uang


Siapa bilang melamar beasiswa gratis?

Siapa bilang setelah dapat beasiswa kaga keluar uang?


Kamu perlu uang untuk


a. pos

mengirim surat lamaran lengkap dengan semua dokumen biasanya pakai pos.


b. TOEFL (dan GRE, GMAT, atau IELTS)

Untuk ikut test bahasa Inggris TOEFL atau Jerman Zertifikat Deutsch (ZD), butuh uang test. Kalau tak salah di atas 100 dollar untuk TOEFL. GRE dan GMAT lebih mahal daripada TOEFL.

Oh, ya, kursus bahasa supaya kemampuan bahasa meningkat juga pakai uang.


c. Internet

Karena internet di Indonesia lumayan mahal, kira-kira sejam pakai Internet bisa habis Rp 10.000,- dengan kecepatan lambat, sediakan uang cukup untuk cari informasi via Internet.


d. Visa

Mengurus visa itu di Jakarta. Kalau lembaga beasiswa yang bagus, biasanya kita cukup kirim paspor ke lembaga beasiswa, dan biarlah dia yang urus. Kalau tidak, wah, kita harus sedia uang untuk transportasi ke Jakarta.


e. Paspor

Mengurus paspor itu ada biayanya. Biaya resmi bisa dilihat di kantor imigrasi. Kalau resmi, waktu yang diperlukan membuat paspor adalah 2 minggu. Ingin pakai calo? Maka perlu ada tambahan biaya lagi, tapi paspor bisa jadi 2-3 hari. Ini paspor hijau.

Kalau paspor biru, atau paspor dinas, urusannya juga panjang. Perlu surat ini-itu. Aku tidak bisa komentar soal ini.


f. Fiskal

Lewat bandara artinya kita harus bayar fiskal kecuali kalau sebelumnya sudah mengurus pembebasan fiskal atau membuat paspor dinas yang warnanya biru. Fiskal jamanku masih Rp 1 juta.

Salam Perjuangan!

Blog ini dibuat untuk sedikit menggambarkan bagaimana cara berjuang untuk beasiswa, terutama ke luar negeri.

Blog ini bakal berisi
- pengalamanku berjuang untuk bisa studi
- pengalamanku memperjuangkan beasiswa
- gambaran mengenai Statement of Purpose, Recommendation Letter.
- dll yang berhubungan

Karena ini cuma salam pembukaan, sebaiknya tulisan tidak panjang.
Sebagian tulisan berbahasa Indonesia dan sebagian berbahasa Inggris dan Jerman.

Untuk para pejuang beasiswa,
Salam Perjuangan!