Tautan:
- Arsipku Januari 2004
- Arsipku Februari 2006
- Arsip Maharika tentang beasiswa Jerman
- Tulisan Steve Tirtha tentang studi di Jerman
- Tulisan Bayu van Adam tentang kuliah di Jerman
Salam perjuangan!
Nürnberg, 27 Juli 2012
Semua pengalamanku dengan beasiswa. All my experiences with scholarship. Alle meine Erfarungen mit Stipendium. Ignatius S. Condro A.B. (iscab)
Tautan:
Salam perjuangan!
Nürnberg, 27 Juli 2012
Dari obrolan bersama seorang kawan mengenai biaya hidup, aku tidak percaya kalau pengeluarannya per bulan cuma 200 EUR per bulan. Biaya kosnya 100 EUR per bulan. Jadi untuk makan, mandi, dan bersihin rumah tinggal 100 EUR per bulan.
***
Ini perhitungan biaya makan hemat di Jerman
Total sebulan habis 15,57 EUR saja untuk makan.
Roti sumber karbohidrat. Selai buah dan jus buah sumber vitamin dan mineral. Telur sumber lemak dan protein.
Kalau masih merasa kurang gizi, cari aja keluarga Indonesia lokal. Siapa tahu ada acara undangan makan-makan. BTW, di universitas sering ada informasi makan gratis yang diselenggarakan oleh organisasi atau acara kultural. Selama di Bremen, aku sudah merasakan makanan Mesir, Iran, Mexico, Venezuela, Kamerun, Kenya, dll dari acara beginian.
***
Perhitungan biaya kebersihan hemat di Jerman
Total sebulan habis 6,19 EUR.
Sekali lagi, bisa dihemat dengan jarang mandi dan jarang bersihin rumah.
***
Gimana dengan beli baju, sepatu, dan celana?
Lu minta aja sama kawan-kawan yang buang baju, sepatu, celana kalau mau pulang habis ke Indonesia.
***
Gimana dengan meja, kursi, tempat tidur, selimut, lampu, piring, gelas, dan perabotan lainnya?
Lu minta aja sama orang-orang. Sama kaya minta pakaian di atas.
***
Gimana biaya telpon dan internet?
Lu kasih missed-call aja untuk minta ditelpon. Jadi biaya telpon bisa 0 EUR per bulan. Untuk internet, cari tempat tinggal yg internet sharingnya inklusif dalam sewa kos.
***
Gimana kalau mau ngontak keluarga dan teman di Indonesia?
Sebelum ke Jerman, lu harus mendidik mereka untuk kaga gaptek pakai Skype. Kalau gagal mendidik mereka, jangan ngontak mereka dan lebih baik ngobrol sama jeruk kalau kesepian.
***
Gimana dengan air, listrik, dan gas?
Carilah tempat kos yang inklusif air, listrik, dan gas dengan biaya flatrate/Pauschal. Kalau kaga inklusif, sebaiknya mandi dibatasi dengan 1 baskom air per hari. Cara mandi adalah dengan kain waslap (Waschlappen) dan sabun batang. Cara mandi ini biasa dilakukan di rumah sakit ketika diopname tapi juga dilakukan oleh banyak orang tua di Jerman dan Belanda. Listrik dan gas dihemat dengan cara tapa pati geni di rumah. Belajar di kampus aja, jadi rumah hanya untuk tempat tidur yang kaga perlu lampu.
***
Gimana dengan asuransi kesehatan?
Kalau umur di bawah 30 tahun, asuransi kesehatan privat itu 33 EUR per bulan. Kalau cuma butuh asuransi untuk dapat visa, ikut asuransi di masa-masa sekitar perpanjangan visa. Setelah dapat visa, asuransi dibatalkan. Kalau kamu perempuan yang punya resiko hamil jangan coba-coba hidup di Jerman tanpa asuransi kesehatan.
***
OK, sekarang aku percaya bahwa memang bisa hidup di Jerman dengan biaya hidup di bawah 200 EUR per bulan. Bahkan di bawah 100 EUR per bulan kalau kaga perlu bayar kos.
Untuk biaya hidup lebih nyaman dan realistis di Jerman, bisa baca
Nürnberg, 26 Februari 2012